Cara Membuat Decoupage di Wadah Anyaman Bambu

decoupage kawan pustaka

Pernah mendengar decoupage ya moms? Di Indonesia obyek kerajinan dari anyaman pandan dan bambu biasa diterapkan untuk decoupage. Pasalnya, selain karena kedua bahan tersebut paling banyak dan mudah didapat, kekhasan bambu dan pandan memberikan hasil yang unik, dan khas Indonesia.

Sekadar mengingatkan bagi yang belum pernah melihat apa itu decoupage, mari saya ingatkan kembali. Mungkin moms, pernah melihat aneka motif bunga-bunga atau obyek gambar yang menyatu dengan tas, anyaman, cangkir, kaleng, tas.

Keterampilan decoupage (dibaca dekupas) mulai ramai di Indonesia, sekitar 2015. Para moms dengan usia antara 26 hingga 50 tahun menyukai kegiatan seru ini. Workshop/pelatihan decoupage yang digelar banyak disambut hangat oleh moms dari kalangan ekonomi menengah. Tujuannya, dari sekadar keinginan mengisi waktu luang hingga keinginan berbisnis pun ada.

Decoupage merupakan keterampilan menggunting dan menempel kertas bermotif hias. Awalnya diterapkan pada furniture. Pada perkembangannya decoupage menggunakan aneka bahan. Di atas berbagai macam permukaan bahan, dibuat obyek kaleng, botol bekas, cangkir, teko, tas, hingga furnitur bisa dijadikan material untuk decoupage.

Bahan utama untuk menempelkan motif biasanya digunakan tisu bermotif hiasan. Hiasannya beraneka motif, seperti bunga, binatang, burung, etnik, ciri khas negara, serangga, dan banyak lagi. Tisu decoupage bisa dengan mudah didapatkan di market place (online) maupun di pasar-pasar.

Sementara untuk peralatan yang dibutuhkan seperti gunting kertas lengkung, gunting kertas zig-zig, kuas, spons, plattik wrap, cat acrilyc, penjepit kertas, lem, vernish, air, dan busa.

decoupage

Decoupage di atas anyaman Bambu.

Membuat Decoupage di Anyaman Bambu 

Tertarik mencoba keterampilan ini? Ully Hernomo, seorang aktivis decoupage memberikan contoh membuat decoupage di atas anyaman bambu. Berikut langkah-langkahnya.

Moms, sifat anyaman bambu lebih kasar dari anyaman pandan maupun kulit rotan. Jadi jika motif tisu diletakkan pada besek atau wadah sirih, tisu akan langsung melekat dan sukar digeser.

  1. Pastikan permukaan anyaman besek, bersih dari serat bambu. Lepas tutup anyaman besek untuk menyakinkan bentuk besek.
  2. Ambil tisu sembari bayangkan motif mana yang akan digunting dan ditempelkan pada besek. Jika akan menciptakan motif yang senada pada bagian bawah besek dan tutup besek. Letakkan tisu pada tutup dan bawah besek lalu raba batas pertemuannya. Gunting tisu mengikuti garis tepi tutup besek.
  3. Lepas bagian alas tisu, ambil bagian motifnya. Pasang kembali tisu tepat pada bagian tutup besek dan bawah besek, usahakan tidak bergerak. Segera oleskan kuas yang sudah dibasahi air pada tisu secara perlahan karena akan susah digeser jika terdapat kerutan. Air mudah diserap pada media bambu.
  4. Jika tidak ingin menggunakan warna alami besek dan motif tisunya hanya sebagai aksen, sebelum ditempelkan tisu kita bisa mengecat besek dengan warna yang kita inginkan menggunakan cat acrylic.
  5. Oleskan lem cukup tebal ke seluruh permukaan tisu lalu jemur sampai kering.
  6. Oleskan vernish, jemur kembali.

Selain di atas anyaman bambu, Ully Hermono juga mencoba membagikan aneka teknik decoupage pada pandan, lontar, rotan, kulit rotan, keramik, kanvas, koper, kayu, kaleng, taplak, dan banyak lagi. Ilmu decoupage ini ia bagikan dalam sebuah buku berjudul Decoupage, Kreativitas Menempel Tisu Motif. Buku ini berisi step by step dan tips serta trik decoupage agar menghasilkan karya yang menarik.

Buku ini direkomendasikan untuk moms yang ingin mempelajari keterampilan decoupage. Dikemas dengan desain dan kertas full color memudahkan pembaca pengikut panduan langkah pembuatan.

Tentang inspirasi peluang bisnis decoupage, memang sudah banyak yang melakukan usaha bisnis ini. Ully, memberikan tip agar sentuhan keunikan pada produk buatan akan menjadi pembeda dan memiliki kekhasan produk decoupage yang akan dipasarkan. Jangan takut mencoba karena siapa saja bisa melakukan. Minimal untuk menyalurkan hobi dan syukur-syukur bisa menghasilkan sesuatu yang mungkin akan menarik bermanfaat bagi bagi banyak orang.

 

Yuk Moms Ikut Workshop Decoupage bersama Ully Hernomo

workshop decoupage

Tertarik belajar Decoupage? Yuk moms gabung pada Workshop Decoupage Bersama Ully Hernomo. Catat waktu dan tempatnya.

Senin, 11 Maret 2019

Pukul 09.00 – 12.00 WIB

Tempat Penerbit Kawan Pustaka (Kelompok Agromedia)

Jl. H. Montong No.57 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan

 

 

 

Biaya Pendaftaran IDR 200K

Include:

  • Buku Decoupage
  • Decoupage Kit ( tisu, lem, gunting, cat, kuas, vernish)
  • Snack
  • Lunch

 

Info Pendaftaran

daftar workshop decoupage

0821- 6513- 9890 (WhatsApp Only)

Batas Pendaftaran 7 Maret 2019.

Jangan lupa bawa kaleng bekas. Yuk,buruan daftar moms, kuota terdaftar!

 

Selamat berkreasi dengan decoupage moms.

 

 

 

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *