Pengalaman Hijrah Sakti Sheila on 7

Sakti SO7

“Salah satu tanda orang itu akan menemukan cahaya hidayah dalam hidupnya, adalah ketika orang tersebut merasakan takut akan kematian.”
~ Sakti (Salman Al-Jugjawy) ~

Sakti SO7

Nama Sakti sebagai gitaris Sheila on 7 tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia era 90-an. Bersama Duta, Eros, Adam, dan Anton, Sakti sukses membawakan lagu-lagu Sheila on 7 pada saat itu. Namun, di puncak popularitasnya itu, Sakti justru memutuskan untuk hengkang dari band yang membesarkan namanya itu.

Bukan untuk berbisnis atau pindah ke band lain, Sakti memutuskan keluar dari Sheila on 7 untuk memulai hijrahnya. Perubahan ini dimulai ketika Sheila on 7 melakukan konser di Surabaya dan Bali.

Saat itu, Sakti bertemu dengan seseorang yang dianggapnya paham agama. Orang tersebut mengajaknya ke masjid untuk beristirahat dan sharing tentang berbagai persoalan hidup. Dari obrolan singkat itulah, Sakti mulai merasakan hadirnya ketakutan akan kematian dan berpikir mencari bekal sebanyak-banyaknya untuk di akhirat nanti.

Sakti pun berhijrah. Menurutnya, hijrah adalah sebuah jalan dalam merubah keyakinan kepada mahluk (selain Allah) agar menjadi yakin yang sempurna hanya kepada Allah.

Seiring bergulirnya waktu, Sakti yang kini bernama Salman Al-Jugjawy ini mulai mengikuti berbagai pengajian. Ketenangan pun didapatkannya setelah menjalani pengajian tersebut. Sakti juga tak ragu untuk terus memperdalam agama.

Sejak saat itu, kiprah Sakti di dunia musik pun mulai terbengkalai. Kesibukannya mencari ilmu agama, membuat jadwal latihan dengan grupnya semakin berkurang. Sakti pun sudah tidak fokus lagi dan keinginan untuk keluar dari Sheila on 7 pun semakin kuat. Hingga akhirnya, di tahun 2006 Sakti memutuskan untuk hengkang dari grup tersebut. Lantas, seberapa bahagiakah Sakti saat ini?

“Dulu saya tidak pernah tahu di manakah saya harus bersandar bila ada masalah, saya pun juga tidak tahu apa yang sebenarnya tujuan hidup ini. Hingga setelah diberi kesempatan semakin mengenal Allah, kita jadi sadar bahwa Dia Maha Pengasih, Maha Penyayang semua mahluk, Maha Penjawab setiap doa, kita pun menjadi tahu bahwa kalau kita tidak salah, meyakini-Nya sebagai tempat bersandar yang paling tepat, ujar Sakti.


lets hijrahLet’s Hijrah karya Gerda Pertiwi berisi tentang cerita publik figur Indonesia yang sukses berhijrah. Mulai dari Yulia Rachman, Dimas Seto, Tommy Kurniawan, Caisar & Indadari, Teuku Wisnu, hingga Laudia Cynthia Bella. Apa yang melatarbelakangi, bagaimana mereka berhijrah, dan apa saja yang mereka rasakan saat dan setelah berhijrah semuanya bisa Anda baca di sini.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kawan Pustaka | Penerbit Buku

buku Im worthy di gramedia