Description
Blurb
“Ngapain perempuan sekolah tinggi-tinggi?!”
“Kamu itu perempuan!”
“Kalo cuma selingkuh jangan cerai!”Kalimat-kalimat seperti ini terlalu sering sekali didengar oleh perempuan. Seolah-olah menjadi perempuan berarti harus lebih sabar, lebih mengalah, dan lebih banyak berkorban.Perempuan (nggak) NORMAL bukan buku panduan tentang bagaimana menjadi perempuan yang sempurna. Buku ini adalah ajakan untuk berhenti sejenak dan bertanya: siapa sebenarnya yang menentukan arti ‘normal’?Lewat refleksi, cerita, dan sudut pandang yang jujur, Poppy R. Dihardjo mengajak pembaca menagih kembali hak atas diri mereka sendiri. Karena kadang-kadang, menjadi ‘nggak normal’ justru satu-satunya cara untuk tetap waras.
Buku ini mungkin tidak akan mengubah hidupmu.
Buku ini mungkin tidak akan mengubah hidupmu.








