30 hari Lebih Dekat dengan
Nabi Muhammad

30 hari Lebih Dekat dengan Nabi Muhammad

Seberapa besar cintamu kepada Nabi?

Kapan terakhir kali kamu merindukan Nabi?

Sedangkan Nabi, setiap hari selepas shalatnya, ia selalu mendoakanmu, menitipkanmu, memintakan ampun atas dosa-dosamu, ia mengkhawatirkanmu, mencemaskanmu, lebih dari yang ia lakukan pada keluarganya sendiri. Puncak tertinggi mencintai adalah hati Nabi. Karena cinta Nabi lebih deras daripada hujan yang menumbuhkan tunas-tunas harapan. Lebih sejuk daripada dingin yang memberikan makna kehangatan.

Alloohummaghfir liummatii,doa Nabi semasa hidupnya.

“Ummati … ummati … ummati, ucap Nabi di akhir hidupnya.

Tidakkah cukup dua doa itu menjadi bukti bahwa Nabi mencintai kita seutuhnya bukan separuhnya? Tidakkah doa itu menjadi referensi paling nyata bahwa Nabi mencintai kita dengan utuh dan menyeluruh?

Bagaimana Nabi mencintai istrinya

 

 

30 hari Lebih Dekat dengan Nabi Muhammad

Kenapa harus baca buku ini

  • buku Sirah Nabawiyah untuk pemula
  • berisi 30 cerita Nabi bersama sahabat, keluarga, umat pada zamannya
  • dilengkapi shalawat-shalawat pilihan beserta jurnal amalannya
  • ditulis dengan bahasa ringan dan popular
  • cara mudah mengenal lebih dalam figur Nabi Muhammad
  • cara jitu meniru dan meneladani adab dan akhlaknya
  • menambah kerinduan kita terhadap sosok penuh cinta
  • Ikhtiar menjadi hamba yang mendapatkan syafaat di hari kiamat
Bagaimana Nabi mencintai istrinya

Spesifikasi buku

Judul: 30 hari lebih dekat dengan NAbi Muhammad
Penulis: Shodiq Elhamba & Nafsil M
Kategori: Agama Islam
Tebal: 208 halaman
Harga: Rp89.000
 
blurb
Tak ada sosok yang bisa menyaingi dirinya baik sebelum atau sesudahnya. Tentang dirinya adalah sosok paling sempurna dari semua sisi. Diam dan geraknya adalah adab. Doa dan juangnya adalah cinta. Tentang dirinya adalah cerita paling romantis yang takkan pernah habis untuk dijahit oleh tangan-tangan penulis.
 
Ada banyak kenangan yang selalu bisa diingat dari sosoknya yang tidak pernah tamat. Jika shalawat adalah bahasa cinta paling mulia, maka ittiba’ dengan sunnahnya adalah praktik cinta paling nyata. 
 
Lewat buku ini mari kita mendekat dan mengenal lebih dalam figur manusia sempurna penuh cinta. Sebab di antara mata air kebahagiaan hidup, adalah mengenal orang yang mencintai kita, yang menyebut kita hingga napas terakhirnya, Rasulullah saw.
 
 

READY MULAI 8 MEI 2025 di @republikfiksi @bumiislami