Bumbu Rempah si Kaya Rasa

rempah-rempah

Seberapa sering Anda menggunakan bumbu rempah dalam masakan sehari-hari? Bumbu rempah dapat memperkaya rasa masakan Anda loh, selain itu rempah terbukti mempunyai banyak khasiat yang baik untuk kesehatan. Jadi jangan ragu untuk menambahkan bumbu rempah ke dalam masakan Anda. Apa saja bumbu rempah yang sering dipakai untuk melezatkan masakan? Yuk, kenali bumbu Nusantara asli tanah Indonesia ini. Berikut 5 dari sekian banyak bumbu yang wajib ada di dapur Anda.

Kayu manis

Kayu manis atau cinnamon, merupakan bumbu dapur yang berasal dari kulit tanaman kayu manis atau nama latinnya adalah Cinnamomum verum, sin. C. Zeylanicum. Termasuk ke dalam jenis rempah-rempah yang beraroma manis dan pedas. Bumbu ini merupakan salah satu bumbu tertua yang telah digunakan di Mesir Kuno sejak 5.000 tahun yang lalu.

Karena aromanya yang harum maka penggunaannya di dalam masakan sangat luas mulai dari kue, roti, hingga hidangan daging atau ikan. Selain itu, kayu manis biasa digunakan juga sebagai campuran minuman. Dalam masakan, kayu manis biasanya digunakan dalam bentuk batangan atau bubuk.

Kembang lawang/Bunga lawang/Pekak

Bumbu ini mudah sekali dikenali karena bentuknya yang menyerupai bunga kayu yang berwarna kecokelatan karena itu diberi nama kembang atau bunga lawang. Sebenarnya kembang lawang bukanlah bunga melainkan buah yang memiliki bentuk seperti kuntum bunga. Saat telah matang dan kering, buah lantas pecah dan memperlihatkan biji-biji kecokelatan yang harum di dalamnya.

Kembang lawang biasa digunakan di dalam masakan Padang, Aceh, India, atau Timur Tengah serta sebagai salah satu bumbu pelengkap bernama ngo hiong atau Chinese five spices. Selain dihaluskan menjadi bubuk, bumbu ini juga biasa dimasukkan utuh di dalam masakan. Aromanya yang harum karena kandungan minyak di dalamnya.

Cengkih

Tanaman cengkih yang aromatik ini bersama dengan pala dan merica mungkin yang menjadi penyebab bangsa asing menjajah negeri kita, Indonesia. Cengkih merupakan tanaman asli Indonesia. Aromanya yang harum karena kandungan minyak esensial di dalamnya menjadikan tanaman rempah ini populer sebagai bumbu masakan dan bahan parfum.

Bagian cengkih yang sering digunakan adalah bunganya yang dikeringkan. Dalam masakan, cengkih biasanya digunakan untuk hidangan berkuah seperti sup, soto, dan gulai dalam bentuk bubuk atau dimasukkan utuh. Masakan dari daerah Padang, India, dan Timur Tengah sering menggunakan bumbu rempah ini.

Kapulaga

Kapulaga merupakan sejenis buah yang sering digunakan sebagai rempah bumbu untuk masakan tertentu dan juga acapkali dijadikan sebagai campuran jamu. Ada dua jenis kapulaga yang umum Anda temukan di pasaran, yaitu kapulaga Jawa (Amomum compactum) dan kapulaga India atau kapulaga sabrang (Elettaria cardamomum). Keduanya masuk ke dalam suku jahe-jahean (Zingiberaceae).

Di Indonesia sendiri kita lebih sering mengenal kapulaga Jawa seperti pada gambar di samping. Sementara kapulaga India biasanya dikenal dengan sebutan cardamom, berwarna kehijauan, berbentuk lonjong dengan permukaan berjuring seperti buah belimbing kecil. Biasanya cardamom lebih umum digunakan sebagai rempah untuk cake dan kue, walau tentunya juga sedap sebagai campuran bumbu dalam masakan.

Kapulaga biasanya digunakan untuk masakan tradisional Indonesia yang menggunakan banyak empah di dalamnya misalnya saja rendang, opor, gulai, atau kari. Baunya yang harum dan kuat memang membuat masakan menjadi lezat, tapi sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakannya di dalam masakan karena rasanya akan menjadi dominan.

Kemiri/Candlenut

Kemiri merupakan jenis tanaman yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Kandungan minyak di dalam biji kemiri mencapai 60 – 66%, dan minyaknya terutama mengandung asam oleostearat. Biji kemiri umum digunakan di dalam masakan Indonesia dan Malaysia terutama untuk mengentalkan masakan dan membuat rasanya menjadi gurih.

Kendala menyimpan kemiri adalah mudahnya biji ini dimakan oleh kutu bubuk, yang membuat biji menjadi berongga di bagian dalamnya dan rapuh. Cara termudah untuk membuatnya awet adalah dengan menyangrai biji hingga permukaannya menjadi kecokelatan dan simpan dalam wadah kedap udara. Dengan cara ini kemiri awet hingga berbulan-bulan lamanya.

Dalam masakan, biji kemiri umumnya ditumbuk halus atau diparut. Untuk menghilangkan rasa mentah dan cemplang, selain disangrai sebaiknya kemiri ditumis hingga matang dengan minyak kemudian dimasukkan ke dalam masakan. Hampir semua masakan bersantan di tanah air menggunakan kemiri di dalam bumbunya namun sayur goreng asam ala Jakarta yang bening tanpa santan terasa mantap dengan tambahan biji kaya minyak ini di dalamnya.

Apa saja masakan yang cocok menggunakan bahan-bahan rempah di atas? Temukan resep-resep lezatnya dalam buku Homemade Cooking yang merupakan kumpulan resep favorit dari blog masakan ternama Just Try & Taste.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *